Selasa, 29 Mei 2012

THE HEART & MEDIASTINUM


THE HEART & MEDIASTINUM
Assoc Prof dr Hamiadji Tanuseputro
(Senin, 20 Mei 2012)
ü  ARCUS COSTAE – lengkungan pd margo inferior costae. Dari proc. Xyphoideus turun ke lateral.

üMEDIASTINUM – jaringan ikat pemisah antara kedua cavitas pleura yg kemudian diisi oleh organ2. Terdapat bidang imajiner(transverse thoracic plane), melewati angulus sterni ke belakang menuju ke discus intervertebralis T4 & T5 yang membagi mediastinum menjadi 2 bagian, yaitu mediastinum superior & mediastinum inferior.  
o   Mediastinum superior diisi oleh arcus aorta & cabang2nya(trunkus brachiocephalica, a. carotid communis sinistra, a. subclavia sinistra), thymus, vena2 besar (Vv. Brachiocephalica, Superior Vena Cava), Nervus (n.vagus, n. phrenicus, plexus nervus cardiacus), lanjutan viscera colli ke inferior (trachea pd anterior, esophagus pd posterior, n. recurrent laryngeal sinistra), ductus thoracicus, truncus lymphaticus
o   Mediastinum inferior terbagi menjadi 3 :
§  Mediastinum anterior berisi lig.sternopericardial, lemak, pembuluh limfatik, bbrp lymph nodes, cabang dr a. thoracica interna.
§  Mediastinum medius berisi cor beserta lapisan2 dr cor
§  Mediastinum posterior berisi aorta thoracicus, esophagus, duct.thoracicus(truncus lymphaticus)
üPosisi jantung:
-          Jantung kanan (right heart) yaitu atrium et ventriculus dextra berada di depan.
-          Jantung kiri (left heart) yaitu atrium et ventriculus sinistra berada di belakang.
Ketebalan ventriculus kiri = 3 x ketebalan ventriculus kanan

ü  Jantung terletak di mediastinum medius. Dilapisi oleh pericardium. Pericardium dipisahakan dari pleural cavity oleh pleura parietalis, tapi sebenarnya mereka dipisahkan oleh root of the lung (yg berisi : perpanjangan v. azigos vena cava inferior, esophagus yg letaknya sgt berdekatan dg jantung). Lapisan pericardium(dari luar ke dlm): fibrous pericardium/lanjutan dr centrum tendineum diaphragm – parietal pericardium – visceral pericardium/ epicardium. Antara parietal & visceral pericardium berisi pericardial fluid yg memudahkan jantung berkontraksi. Root of the lung sendiri terletak pd bagian posterior central dr cor.

ü Ada 2 nervus yg berada di sekitar cor:
o   N. phrenicus (terdapat vassa phrenicus: a. phrenicocardiacophrenica), terletak anterior dr root of the lung. Berjalan dari root of the lung menuju ke apex cordis.
o   N. vagus, terletak posterior dr root of the lung, berjalan ke posterior menuju esophagus.
o   Paling posterior terdapat truncus symphaticus --  terletak diantara pleura parietalis dg dinding belakang thorax.

ü  Pericardium / pericardial sac tdk hanya membungkus cor tetapi jg bbrapa struktur yg keluar dr cor, yaitu sebagian v. cava superior et inferior, aorta ascendens, &truncus pulmonalis.

ü The heart
o   Atrium dextra : halus – sinus venorum (penyerapan dr sinus venosus)
Kasar – m. pectinati
                Batas antara bagian halus & kasar disebut crista terminalis (dr dalam), sulcus terminalis(dr luar). Terdapat juga fossa ovalis yg merupakan sisa dari foramen ovale pada masa janin.
o   Ventrikel dextra : halus – infundibulum (penyerapan dr conus arteriosus)
    Kasar – trabeculae carnae
o   Atrium sinistra :  halus - *gak ada namax* (penyerapan v. pulmonalis)
Kasar – m. pectinati
o   Ventrikel sinistra : halus – vestibulum
  Kasar – trabeculae carnae
                                                Pada trabeculae carnae kedua ventrikel, trdpt trabeculae septomarginalis/moderator band.

üJantung, bagian2nya:
o   Anterior exposure of the heart – dibentuk oleh basis cordis (yg berisi pembuluh2 darah besar), facies sternocostalis = margo obtusis(tumpul).
o   Apex cordis : dibentuk oleh ventrikel sinistra

ü   Cabang pertama dari aorta adalah a.coronaria

üKatup jantung/ valve
o   Seperti kantung
o   Bagian tepinya tipis lunula, bagian tengahnya ada nodul/nodulus (tonjolan)
o   Bagian yg tidak melekat pd dinding jantung lebih pnjg drpd bag yg melekat pd dinding jantung,  sehingga dpt terjadi aliran darah kembali, tetapi hal ini dicegah oleh m.papilaris & chordae tendinea

ü  Pada cross section jantung, akan tampak a&v.coronaria, jg v.cordis minimae. V.cordis minimae / thebessian vein ini lgsg msk ke atrium dextra jantung tnp melalui sinus coronaries. V. cordis minimae ini merupakan pembuluh darah kapiler yg menembus msk ke dalam atrium dextra.

üDiaphragma
o   Tendonnya berada di tengah → centrum tendineum of diaphragm – sehingga tidak memperngaruhi kontraksi jantung.
o   Diaphragma : pars costalis, pars sternalis, pars lumbalis.
o   Struktur2 yg menembus diaphragm : trachea (pd vertebra thoracalis 8), esophagus (pd vertebra thoracalis 10), aorta(pd vertebra thoracalis 12)

ü Sinus cardianus ada 2, yaitu:
o   Sinus transverses pericardii
Masukkan jari antara aorta & a. pulmonalis lalu dibelakangnya merupakan sinus transverses.
o   Sinus obliquus → tempat pertemuan pembuluh darah besar (diantara v.cava superior et inferior & vena pulmonalis )

ü  Skeleton of the heart
→ connective tissue ring yg tdk elastic sekitar lubang jantung tetapi sgt dense yg mencegah cor tdk membesar pd keadaan sistolik, tidak dapat menegang shg cor gak bisa bocor ; origo & insersinya pd cardiac muscle.

ü   Otot atrium & ventrikel TERPISAH, tdk ada hubungan. Sehingga masing2 dpt berkontraksi sendiri2. Bila atrium berkontraksi, tdk mempengaruhi ventrikel.

üConduction system of the heart
→ utk mengkoordinasikan kontraksi otot2 jantung, merupakan modified of cardiac muscle shg dpt melanjutkan impuls (seperti saraf, tapi bukan saraf), letaknya dibawah endocardium (di lapisan subendocardial)
o   Dimulai dr SA node/Sinoatrial node yg terletak antara v.cava superior dg atrium dextra. Menyebabkan kontraksi pd atrium, sampai dengan bundle of his yg menghubungkan atrium dg ventrikel
o   SA node – AV node – bundle of his – sabut purkinje(histo)
o   AV node terletak di septum interventrikular dkt atrium

üConduction system of the heart dipengaruhi oleh PLEXUS CARDIACUS—superficial et profundus. Merupakan cabang dr n.vagus & truncus symphaticus, ganglion thoracic 1-4. N. vagus – parasimpatis, truncus symphaticus (superior, medius, inferior)beserta ganglionnya – simpatis

ü   Auscultation area (moore)



ü  Jantung dahulu merupakan suatu saluran + kutub vena + kutub arteri. Lalu kutub arteri & vena mendekat membentuk sinus transversus.

üPembuluh darah jantung
o   Darah dari vena cava ke atrium dexter, ada juga yg dari sinus coronarius (v. cordis parva et magna). Semua vv cordis menuju ke sinus coronarius kecuali v. cordis minimae.
o   A. coronaria dextra et sinistra  bisa saling bersilangan. A. coronaria dextra pny cabang lebih banyak, ia jg menuju ke SA &AV node

special thanks to jeli & carlo :)

Metabolic Syndrome


Metabolic Syndrome
Prof. Dr. Arsiniati, dr, MS
(Rabu, 23 Mei 2012)
Ø  Penyakit Metabolik
o   Diabetes
o   Obesitas central obesitas : Lingkar perut >90cm utk laki2, >80cm utk perempuan
o   Hypertensi
o   Dislipidemia
Ø  Diagnose of Mets:
o   Lingkar perut >90cm utk laki2, >80cm utk perempuan
o   TG ≥ 150mg/dL
o   HDL (pria) < 40mg/dL, (wanita) < 50mg/dL
o   BP ≥ 130/80 mmHg
o   Gula darah puasa ≥ 115
Ø  Penyakit jantung koroner
o   Dapat merupakan akibat dari metabolic syndrome(metabolic syndrome adlh factor resiko terjadinya PJK) penyebab lainnya yaitu atherosclerosis(root of cardiovascular disease) – pengerasan pembuluh darah coronaria o.k penimbunan lemak.
o   Merupakan penyakit yg dpt berakibat fatal apabila tdk ditangani.
o   Penyebab PJK dahulu adalah ok TBC, tapi kini TBC bisa diatasi dg adanya imunisasi.
Ø  CHD
o   Masalah kesehatan yg utama
o   Kontributor kematian & morbiditas
o   Di Indonesia pd th 92 – penyebab kematian no.1
Ø  Metabolik sindrom – merupakan kumpulan factor resiko terjadinya PJK
o   Obesitas sentral
o   Aterogenic dislipidemia (kolesterol, phospolipid, TG)
o   BP
o   Resistensi insulin
o   Proinflamatory state
o   Protrombotic state
o   Ggg pembuluh darah
o   Asam urat ↑(hyperuricemia)
o   Adrenal incidentaloma ( ekskresi kortisol)
o   Fatty liver
Ø  Abdominal obesitas – faktor resiko besar
o   Faktor resiko pd laki2 : panggulnya android
Perempuan : panggulnya ginekoid
o   Grade I : tidak mengganggu kesehatan, organ2 normal
o   Grade II : gerakan terbatas, nafas pendek
o   Grade III : udah patologis, gerak susah, juga menderita penyakit lain selain obesitas.
Ø  Pembagian status gizi : gizi normal, gizi lebih, gizi obes,gizi normal, gizi kurang, gizi buruk.
Ø  Kebutuhan konsumsi nutrisi
Perempuan: 1800-1900 kkal / day ; Laki2 : 2000 kkal / day – semua tergantung dari aktivitas
o   Rumus : aktivitas x BMR (energy utk kegiatandlm tubuh)
BMR dihitung saat istirahat tapi tidak tidur, 12jam stlh makan, suhu kamar 27oC
Ø  Cari daftar bhn makanan penukar
Ø  Group makanan:
o   Ex. 100gr nasi (3/4 gelas) = 70gr roti putih – kalorinya 175 kkal
Ø  Treatment utk obesitas
o   Atur nutrisi
o   Olahraga
o   Dukungan psikologis

Senin, 21 Mei 2012

SIKLUS JANTUNG


dr. S. Djoni Husodo, MKes

·         Sirkulasi darah : sistem yang menyangkut peredaran darah pada sistem respirasi (sirkulasi pulmonal), sistem cardiovaskular, dan organ2.

Untuk mengetahui penyakit kardiovaskuler dan kompensasinya, maka perlu mengetahui arah aliran darah.
Misalnya:
-   Hipertensi pada ventrikel kiri → kompensasi ke atrium kiri (tekanan atrium kiri jg ikut↑)→ kompensasi ke pulmonal  → oedem paru →aliran darah terganggu
-       Hipertensi pulmonal →kompensasi ke ventrikel kanan (tekanan ventrikel kanan↑)→ kompensasi ke atrium kanan → organ membesar, ascites, oedem pada kaki (ext.inferior). Apabila terjadi oedem kaki, lalu kaki px diangkat, maka oedem akan berkurang & tekanan di kaki↓.

Atrium mjd 0 mmHg akibat HT pulmonal. HT pulmonal →mnyebabkan pembesaran ventrikel. HT pulmonal disebabkan ok ↑resistensi pulmonal/ akibat sekunder dr ↑tekanan pd paru ok oedem paru/ ok HT kronis shg mengganggu vaskularisasi termasuk vaskularisasi pd pulmonal
                Sedangkan obat untuk mengatasi HT ada berbagai macam cara : (bisa lewat central ataupun melalui jantung itu sendiri)
-          Dg mengatasi atherosklerosis sbg penyebab HT, bila penyebab HT adalah ini
-          Dibuang ke vena ataupun ke renal bila penyebabnya adalh kelebihan volum
-          ↓kontraktilitas jantung
-          ↓frekuensi jantung
-          Vasodilatasi arteri / vena cava
-          ↓kecemasan
-          Mll sistem renal (RA system)

·         Mengapa darah pada jantung bisa mengalir?
Karena adanya perbedaan tekanan, darah akan mengalir dari P ↑ ke P↓
P atrium kanan N=4-6 mmHg, P atrium kiri N=7-8 mmHg, P ventrikel kanan N=22-8mmHg, P ventrikel kiri N= 120-80mmHg.
Supaya darah dapat mengalir, harus melawan tekanan yg ada / lebih kuat dari tekanan tempat tujuan.

Pada fase diastol akhir, tekanan ventrikel kanan & kiri mencapai maxnya.
Pada fase sistolik akhir, tekanan atrium kanan &kiri, mencapai maxnya.

Bila tjd pe↑an tekanan  yg kronis di ventrikel kiri →tek. msk ke atrium kanan & atrium kanan Pnya ↑, jg dpt menyebabkan HT pulmonal

Pada jantung terdapat katup yg menjaga agar tdk terjadi arus balik→ katup ini dapat mengeras.
Dlm pemeriksaan auskultasi → periksa katup2→ pelajari proyeksi posisi anatomis katup2
Aorta menyilang ke kanan

·         Sirkulasi darah janin
-          Paru2 mudah kolaps, krg berkembang, jantung jg krg berkembang→ supply O2 dari V. Umbillicalis
-          Paru2 bertekanan tinggi, darah tdk dpt msk→ diatasi dg adanya ductus arteriosus (saluran yg dibuat utk mengurangi P yg ↑)
-          Darah atrium bercampur krn ada lubang, saat lahir lubang ini akan tertutup, begitu pula dg ductus arteriosus.
-          Sirkulasi darah janin


-          Bayi saat lahir menangis ok hipoksia → berusaha bernafas → dinding dada terbuka lebar → menyebabkan pembesaran paru2(A&V. Pulmonalis mengembang) →aliran darah mengalir dari ventrikel kanan ke a. Pulmonalis→ kembali ke jantung (atrium kiri) lewat v. Pulmonalis.
·         Jantung sbg pompa, syarat pompa jantung:
1.       Pengisian darah atrium & ventrikel optimal (→katup juga hrs dpt mengatasi perbedaan tekanan yg tinggi)
2.       Kuat kontraksi optimal
Bila mendapat tek,vol, beban yg me↑→ jantung makin TEGANG → kontraksi ↑ → HYPERTROPHI → butuh O2 ↑→ A. Coronaria hrs mampu mengatasi kebutuhan O2 → kalo gak mampu, kematian sebagian otot jantung terjadi → payah jantung → jantung thdak dapat memompa dengan baik, tubuh mencoba untuk mengkompensasinya dengan menahan garam dan air (sehingga jumlah darah dalam sirkulasi meningkat), meningkatkan denyut jantung → DILATASI jantung → cardiomegaly → payah jantung makin parah → R. I. P.
                3-5.
·         Kalo yg bagian ini, jujur saya belum terlalu mengerti, jadi saya krg bisa menjelaskan, hehehe.. Akhirnya, saya scan saja catatan saya..

special thanks to ial, btw maaf kalo kualitas gbr nya kurang baik.. saya sudah coba berkali2, tapi hasil terbaik adalah ini... Thank you

Kamis, 17 Mei 2012

"Kata Pengantar"

Sebenarnya saya sama sekali tidak pernah terpikir untuk membuat blog yg isinya catatan kuliah..

Ide ini muncul dari salah seorang teman di komunitas saya, Ce Oliph, thank you,ya... Jadi kepikiran untuk buat blog yg isinya catatan kuliah :D

Kalau saya berniat membagi catatan kuliah saya sih, ya tinggal dipinjemin..
Tapi belakangan ini, saya pusing sendiri dengan catatan kuliah yg dipinjem kesana kemari..
Biasanya sih, yg minjem suka molor balikinnya.. Bahkan bisa2 saya lupa sendiri dengan catatan saya... Ampunnnnn,deh..
Melalui blog ini,saya akan membagikan catatan2 kuliah saya yg mgkn tidak terlalu banyak.

Oke,deh, semoga bermanfaat..


* SARAN : kalo baca catatan ini, baca slide kuliah juga, ya.. Saya menulis hanya yg tdk tertera pada slide kuliah :)

Enjoy reading :D